1 Januari 2015 pukul 01.36
Puisi Jon Quixote malam tahun baru masehi ini :
Tuhan, jangan dekat-dekat aku
Mendekatlah pada mereka
Orang-orang yg memberimu ibadah
Dan mengharap kemajuan hidup lebih mudah
Tuhan, jangan dekat-dekat aku
Tubuhku kotor
Bau meliputi jasad ini
Hingga iblis dan setan pun lari
Tuhan, jangan dekat-dekat aku
Jiwaku penuh kebencian dan dendam
Pikiranku selalu serakah
Menginginkan Engkau taat pada apa yg ku pinta
Tuhan, jangan dekat-dekat aku
Biarkan aku sendiri saja
Tersembunyi dalam kesepian dunia
Tertutupi kegelapan pikiran manusia
Tuhan, jangan dekat-dekat aku
Di depan orang banyak aku ingin selalu dipuji
Menggilakan kehormatan dan penghargaan
Merasa tinggi dengan apa yg sebenarnya Kau miliki
Tuhan, jangan dekat-dekat aku
Surga ku pastikan menjadi jatahku
Karena ibadahku nomor satu
Sujud rukuk hingga keningku hitam-membiru
Tuhan, jangan dekat-dekat aku
Kesombongan adalah lidahku
Menganggap Engkau selalu bersamaku
Meski ku bangsat begitu jahat
Tuhan, jangan dekat-dekat aku
Mendekatlah pada mereka
Para alim ulama dan pengikutnya
Aku hanyalah manusia berkasta paria
Tuhan, jangan dekat-dekat aku
Mendekatlah pada mereka
Kaum agamawan yg rajin sholat puasa
Sembari menggenggam dunia
Karena aku hanya manusia tak punya apa-apa
Tuhan, jangan dekat-dekat aku
Sempurnakanlah kesendirian ini
Tanpa bisikan iblis dan setan
Terjauhi dari semua kehidupan
Puisi Jon Quixote malam tahun baru masehi ini :
Tuhan, jangan dekat-dekat aku
Mendekatlah pada mereka
Orang-orang yg memberimu ibadah
Dan mengharap kemajuan hidup lebih mudah
Tuhan, jangan dekat-dekat aku
Tubuhku kotor
Bau meliputi jasad ini
Hingga iblis dan setan pun lari
Tuhan, jangan dekat-dekat aku
Jiwaku penuh kebencian dan dendam
Pikiranku selalu serakah
Menginginkan Engkau taat pada apa yg ku pinta
Tuhan, jangan dekat-dekat aku
Biarkan aku sendiri saja
Tersembunyi dalam kesepian dunia
Tertutupi kegelapan pikiran manusia
Tuhan, jangan dekat-dekat aku
Di depan orang banyak aku ingin selalu dipuji
Menggilakan kehormatan dan penghargaan
Merasa tinggi dengan apa yg sebenarnya Kau miliki
Tuhan, jangan dekat-dekat aku
Surga ku pastikan menjadi jatahku
Karena ibadahku nomor satu
Sujud rukuk hingga keningku hitam-membiru
Tuhan, jangan dekat-dekat aku
Kesombongan adalah lidahku
Menganggap Engkau selalu bersamaku
Meski ku bangsat begitu jahat
Tuhan, jangan dekat-dekat aku
Mendekatlah pada mereka
Para alim ulama dan pengikutnya
Aku hanyalah manusia berkasta paria
Tuhan, jangan dekat-dekat aku
Mendekatlah pada mereka
Kaum agamawan yg rajin sholat puasa
Sembari menggenggam dunia
Karena aku hanya manusia tak punya apa-apa
Tuhan, jangan dekat-dekat aku
Sempurnakanlah kesendirian ini
Tanpa bisikan iblis dan setan
Terjauhi dari semua kehidupan
